Aliansi BEM Se-Sumut Ajak Mahasiswa ke TPS

Senin, 12 Februari 2024 | 19.30 WIB

Bagikan:
Dua narasumber mengajak mahasiswa untuk menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang, Senin (12/2/2024) sore. (foto : mimbar/ded)

MEDAN, (MIMBAR) - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Utara menyerukan para mahasiswa untuk menggunakan hak pilih mereka pada pemilu 2024 dengan tema "Mahasiswa Ayo ke TPS". 


Acara itu dihadiri dua narasumber, yakni Dosen Fisip USU Ibnu A Matondang dan Presiden Mahasiswa Unimed 2023, Ahmad Dani Lubis. Kedua narasumber itu menekankan pentingnya rasionalitas dalam pemilihannya serta tidak terjebak dengan perbedaan pendapat. Ibnu menyatakan keterbelahan adalah sesuatu yang wajar, namun harus dihadapi dengan kedewasaan.


"Mahasiswa harus rasional, jangan jadikan keterbelahan itu sebagai pembeda. Jangan terjebak dengan keterbelahan," katanya, Senin (12/2/2024).


Sementara, Ahmad menyoroti adanya perpecahan dan kritisisme di kalangan mahasiswa dalam memilih calon pemimpin. Dia menekankan pentingnya menciptakan suasana yang damai dan menyerukan agar para mahasiswa tidak terjebak dalam perdebatan yang tidak produktif.


"Tidak perlu memperdebatkan salah satu paslon. Tentukan saja pilihan kita, jangan berdebat dengan pilihan orang lain agar menciptakan pendewasaan," ucapnya.


Kedua narasumber itu mengajak para mahasiswa untuk memilih secara bijaksana dan menciptakan politik yang damai serta netral di lingkungan kampus. Diharapkan pemilu mendatang dapat berjalan dengan baik dan Indonesia bisa lebih maju ke depannya.


Adapun pernyataan sikap dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Utara dalam rangka menyambut pesta demokrasi Pemilu 2024, yakni mengajak seluruh masyarakat khususnya pemuda Indonesia untuk memberikan hak suaranya dan tidak Golput pada 14 Februari 2024 di TPS masing masing, agar tingkat partisipasi pemilih tinggi sehingga melahirkan pemimpin yang memiliki legitimasi yang kuat. 


Mengajak mahasiswa dan segenap elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan suasana Pemilu yang damai dan penuh kegembiraan, dengan cara mengutamakan pendidikan politik bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi Pemilu dengan menjunjung tinggi keharmonisan, kedamaian, dan tanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya. 


Menghargai dan menghormati perbedaan pilihan politik setiap individu. Karena menurut kami ketiga capres dan cawapres ini merupakan putra terbaik bangsa yang harus di dukung dan di terima, siapapun yang nanti terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pada pemilu 2024 


Menolak politisasi kampus untuk kepentingan politik tertentu dan memecah belah. Kampus harus menjaga kondusivitas sivitas akademik dan turut memberikan edukasi kepada komponen bangsa demi terciptanya Pemilu yang jujur, adil, aman, dan damai serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi positif dan iklim investasi yang kondusif demi kesejahteraan masyarakat. 


Mengajak seluruh masyarakat untuk menangkal dan menghentikan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian yang merusak iklim demokrasi dan mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan bijak dalam menyaring informasi sebelum menyebar luaskannya, serta mengutamakan sumber informasi yang dapat dipercaya. (04)


KOMENTAR