MEDAN, (MIMBAR) - Rektor Universitas Mahkota Tricom Unggul (UMTU), Prof Ir Zulkarnain Lubis MS PhD mengatakan, saat masuk ke STIE Tricom, niat dan tekadnya hanya menjadikan perguruan tinggi ini besar dan terkenal. Dia tak berharap keinginan jadi universitas ini terwujud dalam dua tahun, tapi paling cepat lima tahun, mengingat kondisi ideal masih jauh dari memadai.
"Sejak awal saya sudah bertekat untuk menjadikan STIE Tricom terkenal. Jadi wajar kita bersyukur atas anugerah dan keberuntungan ini, karena sudah terwujud apa yang kita inginkan dengan cepat. Tapi pekerjaan besar sudah menanti yang memerlukan kerja keras, keseriusan, kecerdasan, kerjasama dan kebersamaan sehingga UMTU eksis di tengah masyarakat,” kata Prof Zulkarnain Lubis pada acara syukuran atas perubahan STIE MTU jadi Universitas MTU, di lantai 27 Grand Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan No 3-A, Medan, Senin (30/8/2021).
Dikatakan Prof Zul, langkah awal yang diusulkan ke Yayasan adalah perubahan nama yang bertujuan mengubah image perguruan tinggi gurem dan marginal. Maka diusulkanlah ke pemerintah perubahan nama STIE Tricom jadi STIE Mahkota Tricom Unggul.
Di tengah pengusulan perubahan nama tersebut, kata Prof Zul, ada “ketidaksabaran” pada diri Ketua Yayasan dan Pembina Yayasan bahwa STIE Tricom bisa berubah jadi Universitas. Maka digerakkanlah semua daya, baik di STIE Tricom maupun Yayasan untuk mengupayakannya.
"Ternyata hambatan dan kendala sangat besar dan panjang. Selain kendala persyaratan yang masih kurang, kendala Covid-19 membuat semua urusan menjadi lambat dan tertunda-tunda. Rupanya Tuhan berkehendak lain. Pada 28-30 April 2021 lalu, tim asesor datang melakukan visitasi untuk menilai kelayakan kita sebagai Universitas sehingga kita semangat lagi. Dan akhirnya SK Perubahan Bentuk dari STIE menjadi Universitas yang ditandatangani Dirjen Dikti diterima Bapak Ketua Yayasan dari Kepala LLDikti Wilayah I Sumut pada Jumat, 27 Agustus lalu,” kata Prof Zul.
![]() |
| Pengurus Yayasan dan Civitas UMTU foto bersama sesaat pemotongan nasi tumpeng pada syukuran perubahan STIE MTU menjadi Universitas MTU. (foto : mimbar/umtu) |
Dikatakan Prof Zul, setelah jadi Universitas, kerja keras yang akan dilakukan segera adalah menyiapkan struktural, personel pengisi struktur, visi-misi, tujuan dan strategi. Kemudian menyiapkan statuta, RIP, Renstra Renop, SDM dosen dan administrasi dengan adanya Prodi baru, sarana dan prasarana perkuliahan prodi baru, dan lainnya.
Syukuran yang berlangsung dengan protokol kesehatan itu ditandai pemotongan nasi tumpeng oleh Pembina Yayasan Pendidikan Tricom Dr Ir Martono Agusti, SH, MM, bersama Ketua Yayasan Usli Sarsi, Sekretaris Yayasan Dr Ir Fuad Halimoen, MM, Bendahara Yayasan Nani dan Rektor UMTU Prof Ir Zulkarnain Lubis, MS, Phd.
Pembina Yayasan Pendidikan Tricom, Dr Ir Martono Agusti, SH, MM mengatakan, setelah berbahagia menerima status Universitas, kini UMTU dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat.
“Hari ini kita bergembira dapat status Universitas, ke depan kita dituntut hasil atau outputnya dari tim yang solid. Tentu tanpa persiapan dan program yang jelas, visi-misi tak akan tercapai. Visi-misi dan tujuan harus jelas,” jelasnya.
Sementara Ketua Yayasan Pendidikan Tricom, Usli Sarsi menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada PT Mahkota Group Tbk yang mendukung penuh perubahan STIE MTU menjadi Universitas MTU.
“Yayasan mendapat dukungan penuh dari Mahkota Group baik dana, penyediaan kampus hingga penyelenggaraan workshop di Kampus Jalan Pematang Pasir Tanjung Mulia Medan, untuk menjadi syarat perubahan Sekolah Tinggi jadi Universitas,” kata Usli yang juga Presiden Direktur PT Mahkota Group TBk.
Sedangkan Dr Ir Fuad Halimoen, MM mewakili PT Mahkota Group menyatakan, Mahkota Group siap membantu UMTU agar menjadi Universitas yang maju dan unggul di Sumut.
Pihaknya juga membuka pintu bagi mahasiswa UMTU untuk kerja praktik di Mahkota Group.
“Karena salah satu misi Mahkota Group menginginkan SDM yang berkualitas, yang punya link and match dengan perusahaan. Karenanya, kapan saja mahasiswa dan dosen ingin praktik di Mahkota Grup, silakan. Kami juga siap menerima alumni MTU menjadi karyawan PT Mahkota Group,” jelas Fuad yang juga Sekretaris Yayasan Pendidikan Tricom. (01)


