DPRD Minta Pemko Beri Efek Jera Kepling Minta Uang Urus KTP

Sabtu, 09 Mei 2020 | 14.52 WIB

Bagikan:

MEDAN, (MIMBAR) - Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala menyesalkan adanya oknum kepala lingkungan (kepling) yang meminta sejumlah uang kepada warga yang hendak mempercepat pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Kalau memang benar beritanya seperti itu, ini sangat kita sesalkan. Jelas oknum kepling seperti ini tidak menunjukkan dirinya sebagai pengayom. Bahkan malah memanfaatkan kewenangannya mencari keuntungan pribadi" kata Rajuddin Sagala, Sabtu (9/5/2020).

Menurut Rajuddin, tindakan oknum kepling itu sangat mencoreng wibawa Pemko Medan yang saat ini gencar memberikan pelayanan maksimal kepada warganya.

"Seharusnya kepling memberikan kemudahan dan membantu warganya ketika mendapatkan kesulitan dalam kepenguran administrasi kependudukan. Apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini yang membuat banyak orang kehilangan pekerjaan," terang politisi PKS Kota Medan ini.

Kata Rajuddin, kepling sudah mendapat honor dari Pemko Medan untuk benar-benar menjalankan amanah dalam mengayomi warganya. "Jabatan kepling itu perpanjangan tangan dari lurah atau camat yang muaranya ke Wali Kota. Jika kepling nyeleneh dalam menjalankan amanah, itu sama saja mempermalukan para atasannya," katanya.

Rajuddin juga meminta lurah dan camat memberikan teguran keras kepada kepling yang meminta uang kepada warganya dalam kepengurusan administrasi kepedudukan. "Bila perlu copot saja oknum kepling seperti itu sebagai efek jera kepada kepling lainnya untuk tidak berbuat serupa," katanya. (im)

KOMENTAR