![]() |
| Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah membuka secara resmi Karantina Penghafal Quran di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Binjai. (foto : mimbar/diskominfo) |
BINJAI, (MIMBAR) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah berharap para santri kelak dapat menjadi pemimpin-pemimpin negeri yang hanya takut Allah SWT.
“Pastinya kalian para santri akan menjadi generasi penerus, menggantikan kedudukan dari orang tua kalian dan juga kami di pemerintahan. Maka harapan kami bagi kalian penghapal Al-Quran dan menguasai ilmu agama nanti saat menjadi pemimpin tidak semata-mata takut kepada manusia tapi takut hanya kepada Allah SWT sehingga tidak berbuat hal-hal yang melanggar ketentuan agama,” ujar Wagub Sumut, saat membuka acara Karantina Penghafal 30 Juz Al-Quran Angkatan II Perkumpulan Pesantren Dakwah se-Sumatera Utara di Pendopo Umar Baki Rumah Dinas Wali Kota Binjai, Jalan Veteran, Kota Binjai, Senin (18/7/2022).
Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah menambahkan takut hanya kepada Allah artinya meyakini bahwa tidak ada perbuatan yang bisa disembunyikan dari Allah. Keyakinan demikian dapat membuat seorang pemimpin semakin semangat menjalankan amanahnya lebih baik.
Ia pun berharap pelaksanaan Karantina Penghapal Alquran dapat terus terlaksana untuk mencetak generasi muda yang lebih baik dan seluruh santri yang telah berhasil dapat membagikan ilmu pengetahuannya ke pesantren-pesantren lain.
“Alhamdulillah, ini sudah pelaksanaan kedua. Saya apresiasi sekali kepedulian Wali Kota Binjai Bapak Amir Hamzah dan jajaran dan juga kepada Perkumpulan Pesantren Dakwah se-Sumatera untuk Tahfiz Al-Quran dan Kajian Keisalaman yang diketuai Ustaz Abdi Abdullah dan semoga ilmu yang didapat para santri-santri di Karantina ini nanti bisa dibagikan ke yang lain dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa menjadi amal jariyah,” ujarnya. (01)
.jpg)