KISARAN, (MIMBAR) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) telah memilih Kabupaten Asahan menjadi salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang akan menjalankan program sekolah penggerak.
Demikian disampaikan perwakilan Kementerian Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Dr Ulfa Maria, MPd dihadapan Bupati Asahan, H Surya BSc, Sekda John Hardi Nasution MSi dan Kadisdik Sofian MPd di ruang Kerja Bupati Asahan, Selasa (12/1/2021).
Lebih lanjut, Ulfa mengatakan dari 33 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara hanya Asahan, Batubara, Serdang Bedagai, Karo, Deli Serdang dan Medan yang terpilih untuk menjalankan program sekolah penggerak. Untuk menjalankan program tersebut harus ada komitmen dari Kepala Daerah untuk tidak merotasi kepala sekolah, guru dan sumber daya manusia lainnya minimal 4 tahun dan memberikan dukungan berupa fasilitas dan dana untuk suksesnya program tersebut.
Dalam penentuan sekolah yang akan ditunjuk dalam menjalankan program sekolah penggerak tersebut nantinya melalui kolaborasi Pemerintah Daerah dan Pusat. Program ini akan di jalankan tahun ajaran 2021-2022 dan Insyaallah selesai tahun 2024", kata Ulfa.
Bupati Asahan mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbud RI yang telah mempercayakan Kabupaten Asahan untuk menjalankan program sekolah penggerak. Selaku Bupati Asahan saya akan mendukung sepenuhnya program ini karena memiliki tujuan untuk menciptakan sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dan mewujudkan profil pelajar Pancasila dengan fokus kepada kompetensi cognitif (literasi dan numerasi) serta non cognitif (karakter) yang diawali dengan peningkatan kapasitas guru, kepala sekolah dan pengawas. (Edo)
