
KISARAN, (MIMBAR) - Saat ini, memberantas buta aksara Al Quran bukanlah hal yang mudah. Terlebih di era digital saat ini, masyarakat khususnya generasi muda cenderung “terbius” dengan berbagai “kenikmatan” yang ditawarkan dunia maya. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan semangat masyarakat untuk mempelajari Al Quran dengan segala makna yang terkandung didalamnya. Salah satunya melalui Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) baik dari tingkat Desa/Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Nasional bahkan Internasional.
Dalam pelaksanaannya, dibeberapa daerah event MTQ kerap didahului pawai ta’aruf sebagai ajang silaturahmi antar kafilah sekaligus menyemarakkan syiar Islam ini, termasuk di Kabupaten Asahan. Ribuan kafilah dari 25 Kecamatan dan masyarakat ikut menyaksikan pawai ta'aruf ini. MTQ ke 51 tingkat Asahan tahun 2020 dilaksanakan dilapangan Dusun I Desa Tinggi Raja Kecamatan Tinggi Raja sejak tanggal 11 hingga 15 Pebruari.
Usai melepas peserta pawai ta'aruf, Selasa (11/2/2020), Bupati Asahan, H Surya BSc menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada panitia pelaksana, pihak keamanan dan seluruh masyarakat yang ikut mendukung pelaksanakan pawai ta’aruf tahun ini dengan baik.
Bupati berharap event seperti ini dapat rutin dilaksanakan, sebagai salah satu upaya meningkatkan gairah masyarakat untuk membaca dan mempelajari Al-Quran. Bupati mengingatkan pelaksanaan pawai ta’aruf bukanlah sekedar ajang unjuk diri tanpa makna, namun momentum tersebut harus disertai dengan semangat membumikan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. “Selamat bermusabaqah, semoga MTQ kali ini dapat memotivasi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kecintaan pada Al-Quran”, kata Bupati.
Tampak hadir Bupati Asahan, Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu, Dandim 0208 Asahan, Letkol Sri Marantika Beruh, Ketua MUI Asahan, H Salman Abdullah Tanjung, Kakan Kemenag Asahan, Dr H Hayatsyah MPd, Forkopimda, Asisten, OPD, Ketua TP PKK, Hj Titiek Sugiarti Surya, Camat Tinggi Raja, Ahmad Saiful Pasaribu SSos, para Camat, Kabag, Kades/Lurah, Kepling/Kadus, Dewan Hakim, OKP, mahasiswa, guru, pelajar, dram band, ibu ibu pengajian dan ribuan masyarakat. (Edo)