![]() |
| Sekretaris Komisi II DPRD Medan, H. Iswanda Ramli. (foto : mimbar/mar) |
MEDAN, (MIMBAR) - Sekretaris Komisi II DPRD Medan, H. Iswanda Ramli minta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan segera merespon keluhan warga peserta BPJS yang kesulitan mendapatkan obat. Dinkes dan BPJS Kesehatan supaya dapat berkordinasi menyahuti dan mencari solusi.
"Disaat Pemko dan DPRD Medan berupaya melakukan penguatan peningkatan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat kurang mampu. Kok malah pihak BPJS mempersulit dengan membuat kebijakan yang ternyata menyusahkan pasien PRB," tandas Iswanda Ramli SE (foto) kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).
Ditegaskan Ramli, Dinkes dan BPJS Kesehatan harus memberi kemudahan. "Untuk itu segera cari solusi dan kerjasama yang baik. Intinya pasien tidak boleh dipersulit," sebut Iswanda Ramli yang juga Ketua Partai Demokrat Kota Medan itu.
Ditambahkan Iswanda Ramli, tudingan indikasi monopoli untuk beberapa Apotik saja sebagai mitra BPJS Kesehatan harus diklarifikasi. "Kita harapkan semua usaha Apotik terutama paling dekat dengan lokasi Puskesmas harus diberdayakan," ujar Ramli selaku Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan itu dan akan menyelidiki ada apa dibalik kerjasama sebagai mitra.
Ditambahkan Iswanda, tidak tertutup kemungkinan DPRD Medan akan panggil Dinkes dan BPJS ke DPRD Medan untuk RDP guna menuntaskan masalah tersebut. (01)
