
MEDAN, (MIMBAR) - Warga Dapil II Medan Marelan, Medan Belawan mengeluhkan Lampu jalan banyak yang tidak berfungsi sehingga warga merasa tidak nyaman jika bepergian malam hari dan sudah bertahun-tahun.
Hal ini terungkap dalam Reses I anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Abdul Latif Lubis MPd di Jalan Marelan V Pasar II Gang Arwana Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (21/12/2019)
Selain itu, sebagian warga di Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan masih merasakan buruknya infrastruktur. Terbukti masih banyak warga yang mengeluh jalan-jalan berlubang.
"Masih banyak jalan yang berlubang terutaman di dalam gang rusak kali jalannya. Kalau pun di cor itu dananya dari kami," ujar Halimatun Sakdiah.

Tidak hanya itu, lampu jalan yang banyak mati juga menjadi keluhan warga Dapil II Medan Marelan itu. Warga merasa tidak nyaman jika berpergian malam hari karena lampu penerang jalan yang padam sudah bertahun-tahun lamanya.
Warga berharap kepada Anggota DPRD Medan dari Dapil II ini dapat menyelesaikan permasalahan yang dirasakan warga.
"Kami berharap Bapak Abdul Latif dapat menyampaikan keluhan kami ini kepada Pemko Medan sehingga Pemko Medan dapat merealisasikannya" ujar wanita berhijab itu.
Menganggapi keluhan warga Anggota DPRD Medan Abdul Latif Lubis MPd mengatakan akan berkordinasi ke Dinas Perkim dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan untuk lebih memperhatikan infrastruktur dan penerangan lampu jalan.
Dikesempatan kali ini Latif mengaku memanggil dinas terkait untuk hadir dalam kegiatan reses ini untuk mendengarkan langsung keluhan dari warga. Akan tetapi hanya satu dinas yang hadir.
"Saya sudah mengundang dinas PU (pekerjaan umum), dinas Disdupcapil, dinas Kebersihan dan Pertamanan dan Dinas TRTB (tata ruang tata bangunan). Hanya satu dinas yang hadir yaitu Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Kemungkinan karena semua dewan juga pada reses jadi dinas-dinas menyebar ke kegiatan reses dewan yang lain," jelasnya.
Dikesempatan itu Latif mengatakan bahwa peningkatan kursi FPKS di DPRD Medan bertambah yang tadinya 5 kursi menjadi 7 kursi. Ini merupakan kemajuan bagi FPKS.
"Banyak Perda yang sudah dikeluarkan oleh Pemko Medan salah satunya adalah Perda KTR (kawasan tanpa rokok). Tugas berikutnya adalah memantau anggaran Pemko Medan. Pengawasan (kontroling) mengawasi Pemko Medan agar lebih bagus untuk kedepannya. Tidak seperti superman apa yang kita inginkan langsung terlaksana tetapi ada proses yang harus dilalui," tegasnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama. Joni kordinator dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan wilayah Medan Marelan menjelaskan untuk lampu jalan yang dikeluhkan warga pihaknya akan melakukan pendataan kembali. Dimana pendataan diperoleh dari kepling setempat.
"Untuk itu, bagi warga yang mengeluhkan lampu jalan agar melaporkan ke kepling dan kepling akan menyurati ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Dari hasil laporan kepling tersebutlah pihak kami akan menindaklanjutinya," jelasnya. (rel)