MEDAN, (MIMBAR) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) muslim di lingkungan Kantor Gubernur untuk melaksanakan Shalat berjamaah di Masjid Agung Medan, terutama Shalat Zuhur dan Ashar di setiap hari kerja.
“Mustahil Sumut akan maju jika ASN-nya tidak beriman,” kata Gubernur Edy Rahmayadi yang didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah dalam arahannya kepada jamaah Shalat Zuhur, khususnya ASN seusai melaksanakan shalat Zuhur berjamaah di Masjid Agung Medan, Senin (10/9/2018).
Gubernur berharap seluruh ASN yang beragama Islam sudah meninggalkan semua pekerjaan 5 menit sebelum azan untuk menuju ke Masjid. “Kita minta untuk dibuat pengumuman kepada pegawai di setiap akan masuk waktu Shalat. Saya yang bertanggung jawab secara keseluruhan jika ada pekerjaan terkendala gara-gara Shalat,” tegas Gubernur, yang disambut tepuk tangan jamaah.
Hadir juga dalam kesempatan itu Asisten III Administrasi Umum dan Aset Zonny Waldi, Kepala BKAD Agus Tripriyono, Kepala Biro Organisasi Syafruddin, Kepala Biro Hukum Sulaiman, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu Ilyas S Sitorus.
Pada kesempatan yang sama, Ustaz Azwir Abdul Aziz, selaku Ketua Harian BKM Masjid Agung menyampaikan dalam tausyiahnya bahwa ASN merupakan panutan dari masyarakat. “Setiap diri kita akan dimintai pertanggung jawaban dan tugas Gubernur adalah mengurus rakyatnya,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa tidaklah berlebihan jika Gubernur mengingatkan bawahannya untuk selalu Shalat berjamaah di Masjid. “Semoga ini menjadi tanda-tanda kebangkitan ummat,” pungkasnya. (01)
