MEDAN, (MIMBAR) - Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak seluruh orang tua untuk menjaga dan mendidik anak-anaknya sehingga tumbuhnya menjadi generasi penerus bangsa yang jenius dan berkarakter. Kemudian memenuhi hak-hak anak dengan penuh tanggung jawab agar mereka menjadi anak yang cerdas dan kompetitif.
Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota ketika menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional tahun 2018 di Aula Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Jalan Sutomo Medan, Jumat (31/8/2018). Acara ini dihadiri ratusan anak-anak dari sejumlah TK dan SD di Kota Medan dengan mengenakan pakaian adat dari seluruh etnis yang ada di ibukota Provinsi Sumut.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengatakan, tujuan Peringatan Hari Anak Nasional digelar dalam rangka peningkatan perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak Indonesia dapat segera terwujud. Oleh karenanya, peringatan Hari AnaK Nasional 2018 mengusung tema, “Anak Indonesia GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat).
Atas dasar itulah melalui Peringatan Hari Anak ini, Wakil Wali Kota mengingatkan seluruh orang tua agar ikut mendidik anak-anaknya untuk tumbuh menjadi anak yang pintar, kreatif, sehat dan berakhlak serta berguna bagi bangsa dan negara, khususnya dalam mengisi pembangunan di Kota Medan kedepannya.
Disamping itu tambah mantan anggota DPRD Medan itu, para orang tua juga harus memenuhi apa yang menjadi hak sang anak dengan penuh tanggung jawab. ”Pemenuhan tanggung jawab ini sangat penting sehingga sang anak nantinya akan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh, cerdas dan kompetitif untuk menghadapi segala bentuk persaingan,” kata Wakil Wali Kota.
Selanjutnya Wakil Wali Kota mengungkapkan, Pemko Medan terus bertekad menjadikan Kota Medan sebagai Kota Layak Anak dengan membangun komitmen dalam meningkatkan perlindungan anak dan memenuhi hak-hak anak. Komitmen itu diwujudkan dengan menyediakan fasilitas bermain bagi anak seperti taman dan ruang khusus di rumah sakit.
Peringatan Hari Anak Nasional 2018 berlangsung meriah. Selain mengenakan pakaian adat, anak-anak juga tampil dengan membawakan lagu - lagu nasional. Setelah itu mereka membawakan tarian daerah serta memainkan alat musik biola dengan penuh semangat dan kegembiaraan. Apalagi ketika pembagian hadiah bagi anak-anak pemenang perlombaan, wajah mereka terlihat sangat ceria dan bangga atas hadiah yang diterima tersebut. (01)
