Anggota DPRD Medan Nilai Penghargaan Medan Sebagai KLA Terkesan Dipaksakan

Minggu, 29 Juli 2018 | 17.29 WIB

Bagikan:

MEDAN, (MIMBAR) - Anggota Komisi II DPRD Medan Surianto menilai pemberian penghargaan kepada Medan sebagai Kota Layak Anak (KLA) kategori Pratama 2018 terkesan dipaksakan.

"Apa kriterianya sehingga Medan mendapat penghargaan seperti itu. Mari kita hitung, seberapa banyak taman bermain anak yang ada di Kota Medan. Kalau pun ada, kenyataannya taman-taman tersebut malah menjadi tempat mangkal pasangan muda-mudi. Justeru ini gak bagus kalau dilihat anak-anak," kata Surianto kepada wartawan di gedung dewan, Kamis (26/07/2018).

Politisi Partai Gerindra Kota Medan ini menilai pemberian penghargaan KLA kepada Pemko Medan terkesan seperti bermain lotre cabut nomor. "Jadi kesannya seperti dipaksakan," katanya.

Seharusnya, kata Surianto, Kementerian PPPA melihat langsung kondisi fasilitas anak yang ada di Kota Medan sebelum memberikan penghargaan tersebut.

"Banyak penghargaan yang diberikan pusat ke Pemko Medan namun tidak sesuai di lapangan," kata Surianto. (im)
KOMENTAR