![]() |
| Anggota DPRD Kota Medan Andi Lumban Gaol SH |
MEDAN, (MIMBAR) - Maraknya tindak kejahatan begal dan perampokan di Kota Medan belakangan ini sangat meresahkan masyarakat. Seiring dengan itu, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Andi Lumban Gaol SH mendesak Polrestabes Medan untuk meningkatkan penjagaan dan pengawasan. Selain itu Polisi juga diminta memberi rasa nyaman kepada warga.
“Kita minta polisi untuk meningkatkan lagi patrolinya. Keliling-keliling saja dengan pakaian dinas dengan 2 atau 3 sepeda motor. Kita juga himbau Polrestabes Medan melakukan patroli secara terbuka maupun tertutup. Itu akan lebih mempengaruhi dari pada harus terjadi dulu baru dilakukan pengejaran,” harapnya.
Andi Lumban Gaol juga meminta kepolisian untuk mengaktifkan dan memanfaatkan setiap pos polisi yang banyak berdiri di setiap titik persimpangan.
“Manfaatkanlah itu pos polisi, tempatkan beberapa personil untuk standby disitu. Kejahatan begal ini sudah sangat mencemaskan, khususnya di malam hari, banyak warga Medan yang beraktivitas di malam hari. Jangan sampai Medan jadi kota mencekam,” kata Andi.
Andi menilai, tim Pegasus yang dibentuk Polrestabes Medan beberapa waktu lalu terbukti belum membuat ciut pelaku kejahatan. Buktinya saja, pelaku begal masih saja melancarkan aksinya.
Seperti pada Rabu (18/7) kemarin, seorang pria bernama Loei Wie Loen (66) warga Jalan Sungai Deli Kampung Mesjid No 16-E/2 Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat dikabarkan tewas di RS Murni Teguh. Sebelumnya, Loei Woe ditemukan dalam keadaan luka lebam dibagian mata. (01)
