![]() |
| Anggota Komisi IV DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution. (foto : mimbar/mar) |
MEDAN, (MIMBAR) - Pemko Medan diminta segera lakukan inventarisir korban kerugian akibat dampak angin puting beliung yang melanda Kota Medan pada Selasa 18 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 Wib. Dimana, akibat angin kencang banyak pohon tumbang menimpa fasilitas dan rumah serta atap seng warga yang beterbangan.
"Pemko Medan melalui perangkatnya supaya segera turun ke tengah masyarakat melaporkan segala kerugian akibat bencana puting beliung," ujar anggota Komisi IV DPRD Medan, Edwin Sugesti Nasution kepada wartawan, Rabu (19/8/2026) menyikapi bencana alam tersebut.
Selanjutnya kata Edwin Sugesti yang juga Sekretaris DPD PAN Kota Medan itu Pemko Medan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) supaya segera memberikan bantuan kepada korban. "Melalui peran pergerakan seluruh Kepling di Kota Medan kiranya dapat memaksimalkan pendataan," ungkap Edwin.
Terkait terjadinya cuaca ekstrim di Kota Medan, Edwin Sugesti sangat menyayangkan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang tidak ada melakukan pemberitahuan peringatan kepada masyarakat akan terjadinya cuaca ekstrim.
Begitu juga kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Edwin menyoroti lemahmya kinerja Kepala Dinas DLH Melvi Marlabayana Girsang yang tidak melakukan pemangkasan pohon yang terlalu rindang. Begitu juga soal perawatan pohon tidak dilakukan.
"Tau nya pihak DLH menebangi pohon yang kuat, bukan melakukam perawatan. Terbukti menebangi sekitar 2700 pohon kuat demi proyek BRT," cetusnya. (01
)
