Diduga Tidak Nyaman Dengan Gubernur, Direktur Keuangan Perumda Tirtanadi Mengundurkan Diri

Selasa, 14 April 2026 | 17.05 WIB

Bagikan:
Salman Farizi Sihotang. (foto : mimbar/mar)

MEDAN, (MIMBAR) - Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Tirtanadi, Salman Farizi Sihotang mengikuti langkah yang dilakukan sejumlah Kepala Dinas (Kadis) Pemprov Sumut yang memilih mengundurkan diri dari jabatannya, karena diduga tidak nyaman dengan sikap Gubernur Sumut. Salman Sihotang menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya saat menggelar rapat koordinasi bersama pegawai Perumda Tirtanadi, Selasa (14/4/2026).

Kepala Sekretariat Perumda Tirtanadi, Nurlin membenarkan pernyataan tersebut. “Benar, Pak Salman menyampaikan pengunduran dirinya saat rapat koordinasi,” ujar Nurlin kepada wartawan di kantor Perumda Tirtanadi.

Namun, hingga saat ini belum diketahui alasan pasti pengunduran diri tersebut. Nurlin menyebut, sehari sebelumnya Salman masih aktif menjalankan tugas.

“Semalam beliau masih memantau penanganan pipa pecah di daerah Marelan yang menyebabkan gangguan distribusi air,” katanya.

Salman Farizi Sihotang diketahui mulai menjabat sebagai Direktur Administrasi dan Keuangan sejak dilantik pada 9 Agustus 2025 oleh Pj Gubernur Sumatera Utara saat itu, Bobby Nasution.

Pantauan di lingkungan Perumda Tirtanadi, sejumlah pegawai dan rekanan mengaku terkejut adanya informasi pengunduran diri Salman, dan masih menunggu kejelasan resmi terkait status jabatan dan proses penggantian posisi yang ditinggalkan.

Sedangkan salah seorang pegawai kepada wartawan mengatakan, Salman mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Namun informasi lain menyebutkan diduga adanya tekanan atau ketidak nyamanan Salman dengan Gubernur Sumut.

"Infonya Bobby selalu menyalah-nyalahkan pak Salman, seperti dicari-cari kesalahannya, padahal kuat dugaan hanya alasan aja, sama dengan yang dialami Kepala Dinas Pemprovsu yang banyak mengundurkan diri karena diduga tidak nyaman dengan sikap Gubernur" katanya.

Hingga berita ini disiarkan, Salman Sihotang belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan WhatsApp belum mendapat respons.

Sementara itu, manajemen Perumda Tirtanadi belum menyampaikan pernyataan resmi terkait tindak lanjut atas pengunduran diri tersebut, termasuk penunjukan pejabat pengganti untuk memastikan operasional tetap berjalan normal. (01)

KOMENTAR