Afif Abdillah Minta 1 Kelurahan Butuh 1 Perahu Karet

Jumat, 02 Januari 2026 | 11.14 WIB

Bagikan:
Anggota DPRD Medan, Afif Abdillah, SE. (foto : mimbar/mar)

MEDAN, (MIMBAR) - Dahsyatnya bencana banjir yang merendam hampir seluruh Kota Medan karena siklon Tropis Senyar, Kamis 27 November 2025 memberi banyak pelajaran.

Salah satunya, Medan urgen memiliki perahu karet untuk mengevakuasi para korban yang terdampak banjir dan terjebak di dalam rumah. Karena luapan mencapai sedada orang dewasa, berdasarkan bencana banjir beberapa pekan lalu.

"Berdasarkan pengalaman banjir November lalu, Medan sangat butuh perahu karet. Sudah tidak bisa lagi hanya BPBD Kota Medan yang pegang. Kalau menurut saya, di kantor lurah harus ada 1 unit minimal. Per 1 kantor lurah tersedia 1 perahu karet," tegas anggota DPRD Medan, Afif Abdillah, SE kepada wartawan, Jumat (2/1/2026) di ruang Komisi.

Afif membandingkan berapa besar penganggaran pengadaan perahu karet bila dibandingkan dengan kerugian yang diderita masyarakat terdampak banjir.

"Kecilnya itu bila dibanding efek dari banjir yang merugikan masyarakat yang begitu besarnya. Satu keluarga bisa kehilangan pendapatan, berapa hari warga tidak kerja. Belum lagi barang-barang di rumahnya rusak, sudah berapa. Jadi perahu karet itu investasi yang murah untuk dalam kondisi banjir dahsyqt seperti kemarin," tegas Afif Abdillah yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Medan itu.

Afif juga mengingatkan, bahwa dalam kondisi banjir, tidak bisa mengharapkan yang terdampak banjir bergerak untuk menolong warga yang lain. Jika kita lihat peta kemarin, mana kelurahan yang tidak terdampak dan terdampak. Kelurahan tidak terdampak lah yang bisa mengarahkan petugas mereka untuk membantu yang terdampak.

"Yang bisa membantu adalah teman kita yang tidak terkena musibah. Coba buat perencanaannya, kalau tidak bisa di RAPBD, paling tidak di PAPBD dibuat untuk pengaadan perahu karet itu," saran Arif Abdillah. (01)

KOMENTAR