Jhonson Gultom : Semakin Canggih Teknologi, Kaum Muda Lupa Dengan Budaya Batak

Selasa, 13 Juni 2023 | 16.55 WIB

Bagikan:
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga foto bersama dengan siswa Sekolah Dasar di Desa Saornauli Hatoguan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Selasa (13/6/2023). (foto : mimbar/val)

SAMOSIR, (MIMBAR) - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga kembali mengadakan Pagelaran Seni Budaya dan Lomba Aksara Batak kepada kaum muda terkhusus anak-anak Sekolah Dasar, yang digelar di SD 17 Saornauli Hatoguan, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.


"Bertambahnya tahun dan teknologi media sosial semakin canggih seperti Hp android, sehingga kaum muda dan anak-anak sudah candu bermain game dan lupa akan budaya", kata Kadis Disdikpora, Jhonson Gultom kepada mimbaronline, Selasa (13/6/2023).


Dikatakan Jhonson, 80 persen anak-anak sekarang sudah lebih candu dengan yang namanya media sosial, seperti Game online, tiktok dan lain-lain, sehingga kita mengadakan perlombaan budaya Batak kepada kaum muda terkhusus anak-anak SD.


Menurutnya, dengan diadakannya kegiatan lomba budaya ini, semoga anak-anak di Kabupaten Samosir terbuka pikirannya, bahwa pentingnya budaya Batak, karena 40-50 tahun ke depan budaya ini akan punah kalau dibiarkan begitu saja.


"Saat ini kita mengadakan pagelaran seni budaya dan lomba Aksara Batak Toba yang diikuti 29 Sekolah SD di Kecamatan Palipi dan Siswa yang mengikuti lomba ada 29 peserta, dan kita mengadakan perlombaan budaya ini ditiap SD yang ada di Kecamatan Samosir, untuk selanjutnya perlombaan ini kita adakan di kecamatan Nainggolan," ucap Jhonson 


Himbauannya, untuk melestarikan kembali, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga menghimbau kepada camat dan Kepala Desa dan semua sekolah agar membuat nama desa dengan menggunakan aksara Batak. (val)


KOMENTAR