Jalan Provinsi di Taput Amblas, Kini Hanya Dapat Dilalui Sepeda Motor

Jumat, 04 Maret 2022 | 18.27 WIB

Bagikan:
Sepanjang 7 meter ruas jalan provinsi penghubung Kecamatan Pangaribuan dan Kecamatan Garoga mengalami amblas di Dusun Batu Hapur, Desa Najumambe, Kecamatan Pangaribuan, Taput. (foto : ist)

TAPANULI UTARA, (MIMBAR) - Kapolres Tapanuli Utara melalui Kepala Seksi Humas, Aiptu Walpon Baringbing mengungkapkan, sepanjang 7 meter ruas jalan provinsi penghubung Kecamatan Pangaribuan dan Kecamatan Garoga mengalami amblas di Dusun Batu Hapur, Desa Najumambe, Kecamatan Pangaribuan, Taput.

"Bencana longsor telah memutus ruas jalan provinsi Pangaribuan-Garoga yang amblas," ujar Aiptu Walpon, Jumat (4/3/2022). 

Dikatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 22.00 WIB, dimana selain badan jalan amblas di satu titik, material longsoran juga sempat menutup ruas jalan di titik lainnya berjarak 1 km dari titik amblas. 

"Bencana longsor yang terjadi di dua titik jalan sempat melumpuhkan jalur transportasi," jelasnya. 

Namun, saat ini titik tumpukan material longsor yang menutupi badan jalan sudah berhasil dibersihkan.

"Setelah material longsor dibersihkan, kendala saat ini terdapat pada titik amblas, dimana ruas jalan hanya bisa dilalui sepeda motor dengan pengawasan," terangnya. 

Sebagai langkah penanggulangan, kata Walpon, sejak awal setelah informasi bencana alam diketahui, Kapolsek Pangaribuan AKP A Simbolon langsung berkoordinasi dengan Uspika setempat, yakni Danramil dan Camat yang segera turun ke lokasi kejadian. 

Dengan membawa anggota masing-masing, Uspika mengajak masyarakat setempat untuk menanggulagi bersama secara manual dan pada akhirnya jalan pun tertanggulangi sementara.

"Pagi hari tadi, Kapolsek Pangaribuan menghubungi UPT Binamarga Sumut agar menghadirkan alat berat, serta meminta bantuan dari alat berat swasta untuk pengendalian. 

Saat ini, ada dua unit alat berat yang masih berada di lokasi untuk bisa mengendalikan jalan yang amblas supaya segera bisa dilalui kendaraan roda empat ke atas," tukasnya. (ra)

KOMENTAR