Anggota Fraksi Gerindra DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution. (foto : mimbar/mar) |
MEDAN, (MIMBAR) - Dengan disetujuinya revisi Perda No 7 Tahun 2021 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2021-2026, Senin (13/11/2021). Fraksi Gerindra DPRD Medan menyampaikan ada 4 point yang menjadi perhatian khusus Pemko Medan.
Disisi lain, Fraksi Gerindra DPRD Kota Medan mengapresiasi Pemko Medan cepat yang bergerak cepat dan maksimal dalam membangun Kota Medan, sebagai kota meropolitan. Karena indeks pembangunan manusia di Kota Medan dari 80,98 poin pada tahun 2020 namun di tahun 2022 sudah mencapai 81,76 poin atau tertinggi di Sumatera Utara.
Kemudian, tingkat pengangguran terbuka tahun 2020 yang mencapai 10,74 pada tahun 2022 telah menurun sebanyak 1,85 persen menjadi 8,89 persen. Walaupun belum mencapai target, pertumbuhan indikator makro pembangunan semakin baik. Hal ity menjadi suatu bahan evaluasi bagi Pemko Medan untuk merumuskan kembali perencanaan yang lebih tepat guna dan tepat sasaran. Selain infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, kemiskinan juga harus menjadi prioritas.
Diakhir pendapatan Fraksinya, Dedy Aksyari Nasution menyampaikan Fraksi Gerindra menerima dan menyetujui Ranperda perubahan Perda Kota Medan Nomor 7 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Medan tahun 2021-2026 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kota Medan Tahun 2023. (01)