Bobby Nasution Minta Dukungan Tiongkok Kembangkan Situs Kota China

Jumat, 09 Juni 2023 | 15.49 WIB

Bagikan:
Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat menerima kunjungan kerja Dubes Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Mr Lu Kang di Balai Kota, Jumat (9/6/2023). (foto : mimbar/diskominfo medan)

MEDAN, (MIMBAR) - Pemko Medan berkomitmen penuh untuk selalu terbuka dan mempermudah investor berinvestasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Guna mendukung keamanan dan kenyamanan para investor berinvestasi, Pemko Medan tengah membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang Kemudahan Berinvestasi di Kota Medan. 


“Saat ini Perda itu tengah dibahas bersama DPRD Kota Medan. Insya Allah akan selesai dalam tahun ini,” kata Wali Kota Medan, Bobby Nasution didampingi Ketua Kadin Kota Medan Arman Chandra dan Kabag Kerjasama Nurbaiti Harahap saat menerima kunjungan kerja Duta Besar (Dubes) Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Mr Lu Kang di Balai Kota, Jumat (9/6/2023).


Kedatangan Mr Lu Kang didampingi Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Medan Mr Zhang Min beserta jajaran dan Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Indra Wahidin ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama  antara Kota Medan dengan Tiongkok. Oleh karenanya Bobby Nasution sangat menyambut baik.


Selanjutnya, Bobby Nasution mengungkapkan, Kota Medan memiliki banyak etnis, salah satunya etnis Tionghoa. Dikatakannya, masyarakat Tiongkok yang ada ikut serta membangun Kota Medan, salah satunya Tjong A Fie. Selain itu, imbuhnya, Kota Medan juga memiliki Museum Situs Kota China yang berada di Kecamatan Medan Marelan. “Saya berharap dapat menjalin kerjasama dengan Republik Rakyat Tiongkok untuk mengembangkan situs sejarah tersebut,” ungkapnya.


Dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut, Bobby Nasution selanjutnya memaparkan lima program prioritas Pemko Medan yakni penanganan kesehatan, infrastruktur, banjir, kebersihan dan pembenahan heritage dengan pemberdayaan UMKM. Di bidang kesehatan, jelasnya, Pemko Medan tengan mengembangkan Medan Medical Tourism guna memajukan sektor wisata medis di Kota Medan.


“Dengan Medan Medical Tourism, kita ingin menjadikan Medan sebagai daerah tujuan wisata medis di Indonesia. Sebab, selama ini potensi ekonomi di bidang kesehatan hilang setiap tahunnya mencapai Rp.6 triliun sampai Rp.8 triliun,” jelasnya. (01)


KOMENTAR